Selamat Datang Di Situs Kami | Achievement And Motivaton Theraphy (AMT)
SMS Informasi dan Konfirmasi disampaikan ke Nomor: 081804058303
7674F803
=====================================================================

MTS Muh. Gedongtengen; Menata Ujian Tanpa Hambatan

Seluruh guru, siswa kelas IX, beserta wali siswa mengikuti AMT (Achievement and Motivation Therapy). Kegiatan ini berlangsung setengah hari tepatnya pada tanggal 27 Maret 2014. Therapy motivasi ini dilakukan dengan menggabungkan teknik motivasi dan EFT (Emotional Freedom Technique).  

Awalan dalam kegiatan ini dibedah mindset siswa tentang konsep diri, harga diri, dan kesuksesan pribadi. Kebanyakan siswa memiliki simpulan bahwa dirinya kurang membahagiakan. Hal ini diakibatkan oleh mindset siswa yang terbiasa mengkonsep kebahagiaan yang penuh dengan pengandaian dan syarat. Semakin banyak syarat yang ia ajukan, maka dirinya semakin menderita, emosinya semakin tidak stabil.  

Senada dengan mindset siswa, Anang Sumarna sebagai trainer motivasi pada kesempatan tersebut secara bertahap menghilangkan perasaan “kurang senang” siswa terhadap mata pelajaran. Setiap siswa memiliki perasaan suka dan tidak suka terhadap mata pelajaran. Ketidakseimbangan inilah yang menjadi penghambat prestasi siswa.  

AMT Anang Sumarna ini tidak bersifat instant. Setiap peserta mendapatkan instrument untuk mendukung masa depannya pada rentang waktu yang panjang. Jika mereka melakukannya dengan serius, magnet kesuksesan akan diraih dengan mudah. Menjelang akhir kegiatan AMT, powerful praying menjadi materi penting. Rasionalisasi do’a sebagai senjata akhir dalam sebuah usaha dibedah dan dipraktikkan.  

Energi positif do’a dapat menular pada lingkungan sekitarnya. Salah satu siswa diperintahkan duduk konsentrasi selama tiga menit. Semua peserta tidak mengetahui apa yang dia lakukan. Siswa lain datang tanpa mengetahui apa yang harus dia lakukan. Tanpa menolak, siswa kedua memegang pundak temannya yang sedang memejamkan mata dan konsentrasi. Dia berkata, “Saya tahu bahwa teman saya sedang berdo’a mendo’akan kedua orang tuanya!” Kenapa dia tahu? Sebab energy positif do’a menular melalui jasad siswa yang khusyu.  

Air mata yang menetes adalah bukti kesadaran yang terekspresikan. Tidak ada pria maupun wanita. Semua memiliki air mata. Anakku, jika kamu keras dengan dirimu, dunia akan lunak kepadamu!

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon Berikan Komentar Anda Di Bawah Sini: