Selamat Datang Di Situs Kami | Achievement And Motivaton Theraphy (AMT)
SMS Informasi dan Konfirmasi disampaikan ke Nomor: 081804058303
7674F803
=====================================================================

KEGIATAN MOTIVASI APRIL 2018


Motivasi menjadi modal besar dalam meraih kesuksesan pembelajar. Hadirnya Mutiara Hati AMT semoga memberi warna mencerahkan.


No.
Nama Sekolah
Waktu
1.        
SMA Muga Yogyakarta
5 April 2018
2.        
SD Muh Demangan
8 April 2018
3.        
SD Muh Suryodiningratan
13 April 2018
4.        
SD Muh Pringgokusuman
13 April 2018
5.        
SD Muh Pakel Plus
20 April 2018
6.        
SD Netral D Yogyakarta
27 April 2018

BERSAMA MENGGAPAI BINTANG DI SD MUH SURYO

Ath-thariqatu ahammu minal maaddah; metode lebih penting daripada materi. Tentu jargon ini sesuai dengan konteknya, metode belajar. Jadi, bukanlah belajar tanpa materi. Hal yang mudah kadang menjadi sulit, karena metodenya tidak tepat. Begitupun sebaliknya.
Begitulah awalan yang diberikan oleh Kak Anang dalam kegiatan AMT di SD Muhammadiyah Suryodiningratan. Tampak antusiasme siswa memuncak dalam sesi "terbang tak bersayap."
Lakukanlah, maka kesuksesan jadi peluang! Tapi jika berhenti, kegagalan yang akan datang!
Salam sukses, insyaAllah bertemu di sesi berikutnya.

Motivasi-sukses.com Gelar AMT di SD Muh Purwo Yogyakarta

“Tiada kesetiaan menandingi kesetiaan Alllah kepadamu. Walaupun kau tinggalkan Allah tanpa shalat sekalipun, All

ah tetap bersamamu. Allah tetap kasih kamu untuk memperbaiki diri, tetap kasih kesehatan yang tidak pernah kau minta. Anaka-anakku, masihkah kita mencoba tidak bersyukur dan lari dari Tuhanmu?”

 Senin, 16 April 2014 seluruh siswa mengikuti AMT. Anang Sumarna, sebagai trainer sekaligus owner motivasi-sukses.com menghadirkan materi yang disesuaikan dengan usia siswa. Antusiasme peserta sangat dominan ketika mereka mengikuti uji logika dan smart game education. Simpulannya, ternyata masih banyak siswa memiliki sifat tergesa-gesa dalam mengerjakan soal, masih kurang teliti dalam membaca.  

Dalam kegiatan tersebut, Trainer Anang Sumarna merelease emosi negative penghambat kesuksesan. Hal ini menjadi ciri khas dari motivasi-sukses.com. Siswa dibawa emosinya untuk tidak semata-mata bersifat self centre, akan tetapi lebih dimunculkan God centre mereka. Siswa memuji Allah dan menghargai dirinya. Siswa mengakui kebahagiaan dirinya, sehingga mampu all out dan perform sepenuh hati sebagai siswa yang berprestasi.  

Kesadaran siswa sangat dominan jelang akhir AMT. Tiga hal yang mereka hayati: patuh serta menghormati orang tua dan guru, memiliki goal setting yang jelas,dan yakin serta pasrah dalam menempuh ujian. 


Dokumentasi kegiatan ini dapat dilihat dalam potret ini: 
 

MTS Muh. Gedongtengen; Menata Ujian Tanpa Hambatan

Seluruh guru, siswa kelas IX, beserta wali siswa mengikuti AMT (Achievement and Motivation Therapy). Kegiatan ini berlangsung setengah hari tepatnya pada tanggal 27 Maret 2014. Therapy motivasi ini dilakukan dengan menggabungkan teknik motivasi dan EFT (Emotional Freedom Technique).  

Awalan dalam kegiatan ini dibedah mindset siswa tentang konsep diri, harga diri, dan kesuksesan pribadi. Kebanyakan siswa memiliki simpulan bahwa dirinya kurang membahagiakan. Hal ini diakibatkan oleh mindset siswa yang terbiasa mengkonsep kebahagiaan yang penuh dengan pengandaian dan syarat. Semakin banyak syarat yang ia ajukan, maka dirinya semakin menderita, emosinya semakin tidak stabil.  

Senada dengan mindset siswa, Anang Sumarna sebagai trainer motivasi pada kesempatan tersebut secara bertahap menghilangkan perasaan “kurang senang” siswa terhadap mata pelajaran. Setiap siswa memiliki perasaan suka dan tidak suka terhadap mata pelajaran. Ketidakseimbangan inilah yang menjadi penghambat prestasi siswa.  

AMT Anang Sumarna ini tidak bersifat instant. Setiap peserta mendapatkan instrument untuk mendukung masa depannya pada rentang waktu yang panjang. Jika mereka melakukannya dengan serius, magnet kesuksesan akan diraih dengan mudah. Menjelang akhir kegiatan AMT, powerful praying menjadi materi penting. Rasionalisasi do’a sebagai senjata akhir dalam sebuah usaha dibedah dan dipraktikkan.  

Energi positif do’a dapat menular pada lingkungan sekitarnya. Salah satu siswa diperintahkan duduk konsentrasi selama tiga menit. Semua peserta tidak mengetahui apa yang dia lakukan. Siswa lain datang tanpa mengetahui apa yang harus dia lakukan. Tanpa menolak, siswa kedua memegang pundak temannya yang sedang memejamkan mata dan konsentrasi. Dia berkata, “Saya tahu bahwa teman saya sedang berdo’a mendo’akan kedua orang tuanya!” Kenapa dia tahu? Sebab energy positif do’a menular melalui jasad siswa yang khusyu.  

Air mata yang menetes adalah bukti kesadaran yang terekspresikan. Tidak ada pria maupun wanita. Semua memiliki air mata. Anakku, jika kamu keras dengan dirimu, dunia akan lunak kepadamu!

MOTIVASI SUKSES DI MAN MAGUWOHARJO

MAN Maguwoharjo Sleman mengadakan motivasi sukses ujian menjelang Ujian Nasional tahun pelajaran 2013/2014. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa kelas XII, orang tua/wali siswa, guru, beserta tokoh masyarakat sekitar.  

Anang Sumarna, motivator/owner motivasi-sukses.com mengawali motivasinya dengan membedah mindset siswa tentang kesuksesan ujian nasional.   

Simpulan di awal motivasi, masih banyak siswa yang memiliki kebahagiaan yang bersyarat, syukur yang penuh syarat, sehingga dirinya tidak merasa senang dan bangga dengan lembaga dan mata pelajarannya. Mereka mulai sadar, bahwa kesuksesan akan datang dari emosi yang zero dari hal-hal negatif.  

Banyak hal yang menjadi sumber penderitaan siswa hingga mengganggu konsentrasi belajar. Hubungan yang kurang harmonis dengan Tuhan, dengan orang tua, dengan teman, sering berfikir negatif, adalah refleksi signifikan dalam konteks ini. Perlu kerjasama antara orang tua dan siswa dalam meraih sukses ujian.

Pesan dari Anang Sumarna, “Raihlah kesuksesan dengan karomah dan ridha orang tuamu! Bohong, jika kamu menganggap suksesmu hanya karena kecerdasanmu. Bohong, jika kamu sukses karena usahamu semata. Do’a orang tua, do’a gurumu berandil besar dalam kesuksesanmu. Do’a mereka menembus ruang dan waktu, bermunajat untuk kesuksesanmu. Koneksikan do’anya lewat sikap ta’dhimmu, sikap baktimu kepada mereka!”

10 Cara Sukses Dalam Islam

Ada 10 Cara Sukses dalam Islam, ini belum semuanya, tetapi jika dilakukan ini sudah sangat dahsyat. Sudah banyak bukti dan cerita akan keberhasilan mengamalkan cara sukses. Bahkan, meski hanya salah satu yang difokuskan, tetapi hasilnya luar biasa.
Sukses yang kita raih, insya Allah sukses dunia akhirat, selama kita ikhlas. Kuncinya jangan pernah meminta balasan atau berharap kepada selain Allah. Dan niat utama kita adalah beribadah kepada Allah dan karena Allah. Bukan karena harta atau kesuksesan duniawi saja.
Jika kita mengharapkan akhirat, insya Allah dunia akan mengikuti.

10 Cara Sukses dalam Islam

#1 Niatkan Maka Kau Akan Mendapatkan
Rasulullah saw bersabda dalam sebuah hadist:
Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. (HR Bukhari Muslim).

#2 Mendoakan Saudara
Rahasia itu ialah: mendo’akan saudara kita kebaikan yang sama dengan yang kita inginkan tanpa sepengetahuan orang tersebut. Jika kita mendo’a saudara kita, tanpa sepengathuan kita, insya Allah kita akan mendapatkan apa yang kita do’akan.
Dari Abu Darda ra bahwasannya ia mendengar Rosululloh SAW bersabda: “Tiada seorang muslim yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya, kecuali malaikat berkata: Dan untuk kamu pula seperti itu”. (HR. Muslim)
#3 Miliki Ilmunya
Dan sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu atas orang yang ahli ibadah seperti keutamaan (cahaya) bulan purnama atas seluruh cahaya bintang. (H.R. Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majjah)
“Barangsiapa menginginkan sukses dunia hendaklah diraihnya dengan ilmu dan barangsiapa menghendaki sukses akherat hendaklah diraihnya dengan ilmu, barangsiapa ingin sukses dunia akherat hendaklah diraih dengan ilmu” ~Iman Syafi’i
#4 Berubahlah
Allah yang menentukan, namun perintah Allah juga agar kita mau mengubah diri sendiri. Maka, jika Anda ingin meraih apa yang Anda inginkan atau mengubah kondisi Anda, maka berubahlah.
Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu sendiri yang mengubah nasib atau keadaan yang ada pada dirinya ” (QS Ar-Ra’d:11)
#5 Silaturahim
Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya atau dikenang bekasnya (perjuangan atau jasanya), maka hendaklah ia menghubungkan silaturahmi.” (HR Muslim)
Barang siapa yang senang dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, dan dijauhkan dari kematian yang buruk, maka hendaklah bertakwa kepada Allah dan menyambung silaturahmi.” (HR Imam Bazar, Imam Hakim)
#6 Berdo’a
Dan apabila hamba-hamba Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang-orang yang memohon kepada-Ku. Maka bermohonlah kepada-Ku dan berimanlah kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran (Q.S Al-Baqarah :186).
Hadits dari Imam Turmudzi dan Hakim, diriwayatkan dari Abdullah bin Umar, bahwa Nabi SAW Bersabda : “Barangsiapa hatinya terbuka untuk berdo’a, maka pintu-pintu rahmat akan dibukakan untuknya. Tidak ada permohonan yang lebih disenangi oleh Allah daripada permohonan orang yang meminta keselamatan. Sesungguhnya do’a bermanfa’at bagi sesuatu yang sedang terjadi dan yang belum terjadi. Dan tidak ada yang bisa menolak taqdir kecuali do’a, maka berpeganglah wahai hamba Allah pada do’a”. (HR Turmudzi dan Hakim)
# 7 Tawakal
Dari Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Jika kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-sebenarnya tawakkal, niscaya Dia akan memberikan rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada seekor burung yang pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali pada sore hari dalam keadaan kenyang.”
(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi)
#8 Shadaqah
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al Baqarah: 261)
# 9 Syukur
Jika kamu bersyukur pasti akan aku tambah (nikmat-Ku) untukmu dan jika kamu kufur maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih” (QS Ibrahim: 7)
# 10 Bertaqwa
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (QS. Ath Thalaaq:2-3)

Allah Melihat Kesungguhanmu

Siapa yang berusaha untuk sukses, kemungkinannya ada dua: berhasil atau gagal. Akan tetapi siapa yang tidak berusaha untuk sukses, hanya ada satu kepastian: gagal. Inilah transformasi kesungguhan diri dari pepatah yang mengatakan: “ مَنْ جَدَّ وَجَدَ
Burung kecil berparuh mungil terbang mengamati Nabi Ibrahim a.s dalam lautan api hukuman raja Namruz. Melesat secepat kilat ingin terbang menjauh dari wilayah itu. Kecepatannya tetap tidak seberapa, hanyalah burung kecil. “Ke mana kau akan pergi kawanku?” Tanya sebagian burung lain yang terlewati. Apa jawaban kesungguhannya? “Aku akan memadamkan api untuk Nabi Ibrahim.”[1]
Ejekan yang merendahkan kesungguhan terus terdengar sepanjang jalan udara. “Kau ini aneh! Apa dayamu berharap memadaman api!” Lautan menjadi tujuan akhir sang burung kecil. Dengan paruh mungilnya ia ambil setetes air laut, terus melesat tepat ke atas kobaran api yang melahap Nabi Ibrahim. Setetes air meluncur tepat di atas api, namun tak ada hasil sedikit pun. Api kian menjadi.
“Kan sudah kubilang, usahamu itu sia-sia, kawanku!” ocehan riuh gerombolan burung lain. Suara kesungguhan menyeruak, tegas namun kental dengan penyadaran, “Memang setetes air tidak akan mampu memadamkan api untuk Nabi Ibrahim, namun aku ingin dicatat di sisi Allah menjadi makhluk yang selalu bersungguh-sungguh menghadang kedhaliman!”
Pada saat perang Badar berlangsung, terjadi ketimpangan jumlah pasukan. Bagaimana tidak? Hanya dengan sejumlah 313 pasukan, kaum Muslimin harus menghadapi 1000 pasukan kafir Quraisy. Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah mengungkapkan, “Allah SWT mungkin tidak akan menolong kaum Muslimin pada perang Badar, tetapi setelah melihat kesungguhan kaum Muslimin, Allah pun segera memberikan pertolongan-Nya.” Jadi yang harus diingat, kesunguhan adalah modal utama kehidupan.
Ada juga ratusan katak yang berniat menaklukkan menara. Mereka berlomba untuk menjadi yang tercepat mencapai puncak. Sayang, ketidakpercayaan katak lain lebih banyak disbanding jumlah mereka. “Terlalu tinggi, nggak akan mampu!, Bahaya, semakin tinggi kalian naik akan semakin sakit kalian jatuh!” ucap ketidakpercayaan katak lain.
Kenyataannya tetap saja ada satu katak yang sanggup mencapai puncak menara setelah sekian banyak kawanan mereka jatuh dipengaruhi ketidakpecayaan. Rupanya katak yang berhasil mencapai puncak menara tidak mendengar pengaruh negatif katak lain. Dia tuli sejak lahir! Jadi, bolehkah tuli berjamaah untuk mengemas kesungguhan dan mengeliminasi pengaruh negatif?



[1] Jaalaudin Rahmat, The Road To Allah